Category: Uncategorized
-
Guru yang Kurang Ajar Itu Saya!

Saya guru yang kurang ajar. Itu pasti! Nggak usah ditanya-tanya, apa sebabnya. Bukti-buktinya sudah banyak. Salah satunya didupak dari sebuah institusi ternama di Kota Pekalongan. Ssst! Nggak usah ditanya juga apa alasannya. Sudah nggak penting. Seorang kawan baik sekaligus senior saya juga pernah melayangkan kritik pedas via kolom komentar akun media sosial saya. Menurutnya, saya…
-
Ajak Mahasiswa Berperan, Come-So Bikin Sekolah Lapangan Pemberdayaan

Kajen, kotomono.co — Tergerak untuk memanggul tanggung jawab moral sebagai akademisi, Community College for Social Transformations (Come-So) yang merupakan komunitas para Dosen Pemerhati Pemberdayaan Masyarakat, mulai menjalankan program Sekolah Lapangan Pemberdayaan Come-So 2024. Melalui program ini, komunitas yang diisi oleh sejumlah dosen UIN K.H. Abdurrahman Wahid, seperti Aenurofik, Abdul Hamid, Ade Gunawan, Tsalis Syaifuddin, Syamsuddin…
-
Raga Merdeka, Jiwa Terjajah; Refleksi Doa Bersama untuk Palestina

Sabtu malam, tanggal 8 Juni 2024, pelataran Monumen Juang 3 Oktober 1945 dipadati orang-orang berbaju serba putih. Pria wanita, anak-anak sampai dewasa, semuanya berbaju serba putih. Tampak pula berbatang-batang bambu ditegakkan di antara kerumunan. Pada bagian ujungnya terpasang bendera negara Palestina, negara yang belakangan ini kembali menjadi sorotan dunia. Perang yang berkecamuk di tanah para…
-
Manfaat Pinjaman Usaha Kelompok Amartha dan Cara Daftarnya

Pinjaman Usaha Kelompok Amartha membantu bisnis UMKM berkembang dengan baik The post Manfaat Pinjaman Usaha Kelompok Amartha dan Cara Daftarnya appeared first on Kotomono.co.https://ouo.io/wSUQXc
-
Pak Tentara, Jangan Lupakan Pangeran yang Berjasa bagi Kemiliteran Bangsa Ini

Perlawanan rakyat Indonesia terhadap kolonialisme di negeri ini tak sekadar berdarah-darah. Akan tetapi, juga dilakukan dengan banyak cara. Mulai dari diplomasi, pers, sampai melalui pengerahkan kekuatan militer. Tujuannya, merebut kembali kemerdekaan bangsa ini serta menegakkan kembali kedaulatan negeri ini. Tulisan ini ingin menyajikan salah satu bentuk perjuangan yang rakyat Indonesia. Khususnya, lewat jalur militer. Jalur…
-
Tetangga Musala yang Katolik Itu Sahabat Saya

Semasa kanak-kanak, saya punya teman sepermainan. Keduanya kakak beradik. Masih tetangga dekat. Hanya, rumah kami dipisahkan oleh jalan yang menghubungkan kota kelahiran saya dengan kabupaten sebelah. Dulu, jalan itu tak seramai dan sepadat sekarang. Juga tak selebar seperti saat ini. Hanya separuh dari lebar jalan yang sekarang. Separuhnya lagi adalah tanah yang menjadi halaman dari…
-
Mengapa Penulisan Kata “Terima Kasih” Harus Dipisah?

Sebagian orang menganggap tidak terlalu penting mempermasalahkan bahasa. Bagi mereka, asal kedua pihak memahami apa yang disampaikan sudah cukup. Anggapan itu tidak sepenuhnya keliru, sebab yang dimaksudkan adalah bahasa dalam ragam lisan. Akan tetapi, bisa juga tidak tepat, apabila pengucapan sebuah kata tidak tepat. Misal, kata “sekadar” yang kemudian diucapkan “sekedar”. Sekalipun maksud pengucapan itu…
-
Mengapa Batik Harus Dimuseumkan?

Mengapa harus ada museum batik, kan Batik harusnya dilestarikan di masyarakat? The post Mengapa Batik Harus Dimuseumkan? appeared first on Kotomono.co.https://ouo.io/E8W3kN9
-
“Sekadar” dan “Sekedar”, Apa Bedanya?

Eh, jumpa lagi. Apa kabar? Semoga Anda dalam keadaan sehat tanpa satu pun kekurangan, sehingga rasa syukur kita semakin bertambah atas segala nikmat yang dianugerahkan Tuhan kepada kita. Sobat kotomono.co tercinta, seperti yang sudah-sudah saya kembali sajikan sebuah kajian ringan yang berkenaan dengan penggunaan bahasa. Saya yakin, sobat kotomono.co sudah fasih betul berbahasa Indonesia. Apalagi…
-
Tribute to Joko Pinurbo; Mengenang dan Merenungkan Kepulangan Sang Penyair Kekinian

Sabtu malam, 4 Mei 2024, di Sanggar Pakerti yang ada di Kalipucang Kulon, Batang, sebuah diskusi digelar. Temanya, “Tribute to Jokpin”. Tema ini diambil karena ada keinginan dari penggiat Sanggar Pakerti untuk mengenang kepulangan seorang maestro sastra Indonesia masa kini, Joko Pinurbo, ke haribaan Sang Pencipta pada tanggal 27 April 2024. Bisa dibilang acara ini…